Rezeki Mah Moal Pahili, Allah Nu Ngaturna

Bah Iyus
dok. pakuan

[BP] – Tatar Sunda

Pandemi Covid-19 yang sedang mewabah di negeri ini tidak menyurutkan orang untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidup dan ekonomi keluarganya.

Tidak terkecuali dengan Bah Iyus, pria kelahiran Sayang Semper Kecamatan Cianjur Kota.

Saat ini, Bah Iyus berprofesi sebagai seorang pedagang kaki lima di lingkungan RS. Dr. Hafiz Cianjur. Barang dagangannya berupa kopi dan minuman ringan lainnya.

Konsumen Bah Iyus rata-rata adalah para pengunjung dari RS. Dr. Hafiz.

Kios kopi Bah Iyus buka selama 24 jam. Selain dirinya, Bah Iyus juga sering ditemani oleh istrinya Mintarsih.

Ibu berusia 58 tahun ini selalu setia menemani Bah Iyus berjualan di kios kopinya.

Menurut Bah Iyus, roda dan barang dagangan yang dijual merupakan milik sendiri.

Walaupun dalam sehari pendapatannya tidak menentu, tapi dia mengatakan paling tidak uang seratus atau 200 ribu rupiah bisa dibawa pulang sebagai modal untuk menyambung hidup.

Ketika ditanya soal bantuan dari pemerintah, dia menjelaskan sampai saat ini dirinya belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah. 

Meskipun begitu, dirinya mengaku tidak kecewa, sebab menurutnya rezeki itu datangnya dari Allah.

“Ari rezeki mah moal pahili cep, dongkapna ti Allah”, kata Bah Iyus sambil tersenyum.

Pria berusia 60 tahun ini mengatakan telah berjualan selama kurang lebih tiga tahun. Sebelum berjualan dirinya pernah mengayuh roda becak selama 20 tahun lebih. 

Saat ini Bah Iyus tinggal di daerah Bangbayang Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur, di rumah pribadi hasil jerih payahnya selama ini.

Pria sederhana ini tidak terlalu banyak berharap dalam kehidupan yang dijalaninya sekarang ini.

Menurut Bah Iyus, berapapun uang yang diperoleh dari hasil berjualan kios kopinya dia terima dengan lapang dada dan penuh rasa syukur. [jayadewata]

Respon (33)

    1. Semoga artikel ini dapat menginspirasi kita agar dapat lebih bersyukur dengan rezeki yang datang dari Allah SWT.

      Untuk Bah Iyus semoga tetap semangat,jangan pernah menyerah, dan semoga dilancarkan dalam berjualannya.

  1. Semoga Bah Iyus lancar berjualannya dan dilancarkan rizkinya, Aamiin. Ia terus berusaha dan tidak putus asa untuk mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan sehari – hari walaupun sedang pandemi seperti ini. Ia pun tetap mensyukuri apa yang ia dapatkan. Dengan begitu kita bisa ambil hikmahnya yaitu tetap bersyukur dan terima apa yang telah kita miliki.

  2. Itu semangat mencari nafkah yang halal, walaupun di masa pandemi ini, para pedangan kecil masih saja berjuang walauoun sepi pembeli

  3. berapapun uang yang dia peroleh dari hasil berjualan gerobak baksonya, dia terima dengan lapang dada dan penuh rasa syukur.

  4. Walaupun bah iyus belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah. Ia mengaku tidak kecewa, sebab menurutnya rezeki itu datangnya dari Allah.

  5. Sungguh mulia sekali hati bah iyus,Menurut Bah Iyus, berapapun uang yang diperoleh dari hasil berjualan kios kopinya dia terima dengan lapang dada dan penuh rasa syukur. Semoga bah iyus di berikan rezeki yang berlimpah oleh allah swt,,aamiin

  6. Semangat Terus mbah iyus Dan Tetap BerSabar, Semoga DiPerlancar rezeki Nya Amin Yarobbal alamin..Dan ini juga sbg motivasi untuk kita keDepanNya agar selalu BerSyukur;))

  7. Tolong yang sabar Mbah Iyus, tunggu saja bantuan dari pemerintah karena rakyat di Indonesia banyak sekali penduduk nya

  8. Masya Allah meskipun Pandemi Covid-19 yang sedang mewabah di negeri ini tidak menyurutkan pak Iyus untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidup dan ekonomi keluarganya. Dan semoga pak Iyus segera dapat bantuan pemerintah .

  9. Dari Ada nya covid-19 membuat semua orang menjadi susah untuk beraktivitas dan mencari nafkah. Tetapi kita tidak boleh putus asa untuk mencari nafkah yang penting HALAL

  10. semoga pelaku usaha terus semangat dalam menjalankan usahanya, kekuatan doa tidak bisa diragukan semangat terus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *