Trump Mengkritik Keras Proses Penghitungan Suara

Pilpres Amerika Serikat
donald trump.net - pakuan

[BP] – Tatar Sunda

Presiden Petahana Amerika Serikat Donald Trump menantang sejumlah hasil pilpres yang menunjukkan kandidat presiden Partai Demokrat Joe Biden mendapatkan lebih banyak suara dibanding dirinya. Dalam penampilan publiknya yang pertama sejak Malam Pilpres, Trump mengatakan penghitungan suara tersebut telah dicurangi.

Donald Trump mengkritik keras proses penghitungan suara dan mengecam media-media besar karena telah dianggap mencampuri hasil tersebut.

Para pejabat negara bagian dan federal belum menemukan kasus apapun terkait kecurangan pilpres Amerika Serikat yang menyebar luas.

“Sebenarnya kami menang di seluruh lokasi kunci dalam jumlah yang banyak, dan kemudian jumlah kami dengan ajaib mulai merosot secara rahasia,” kata Trump dikutip dari nhk.

Dia bersiap untuk menolak hasil tersebut dengan membawanya ke Mahkamah Agung negara tersebut.

Menurut Trump akan ada banyak proses pengadilan karena pihaknya memiliki sangat banyak bukti.

Dengan sebagian besar peta pilpres yang telah terisi, perhatian kini tertuju pada sejumlah negara bagian yang masih menghitung suara seperti Pennsylvania, North Carolina, dan Nevada.

Sebelumnya pada Kamis (05/11), Capres Joe Biden menggelar konferensi pers di mana ia membela penghitungan suara tersebut sebagai landasan demokrasi AS.

“Kami yakin bahwa saat penghitungan selesai, Senator Harris dan saya akan diumumkan sebagai pemenangnya. Jadi, saya meminta semua orang untuk tetap tenang, seluruh masyarakat untuk tetap tenang. Prosesnya tengah berlangsung”, kata Biden.

Terkait hal tersebut, ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan di Pennsylvania sambil membawa spanduk yang meminta penghitungan penuh bagi setiap suara yang masuk. [jayadewata]

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *