134 views

Tinjau lokasi Ketahanan Pangan Dansektor 12 Citarum Harum Rela Blusukan

Cianjur, Bewara Pakuan – Komandan Sektor 12 Citarum Harum, Kolonel Arh. Syarif Hidayatullah, melakukan monitoring kegiatan Satgas Citarum Harum Subsektor 4 Mande, Rabu (30/06/2021).

Terpantau Dansektor 12 blusukan melakukan peninjauan kegiatan Karbak Satgas Citarum Harum Subsektor 4 Mande yang tengah melakukan pembersihan sampah di sungai Sasak dua Raped. Kemudian melakukan peninjauan penanaman pohon cabe yang perawatan serta pemupukannya menggunakan BIOS 44.

Saat melakukan peninjauan pohon Cabe, Dansektor 12 yang didampingi Dansubsektor 4 Mande, Serma Dedi, mengatakan bahwa pohon Cabe yang ditanam hasil panennya cukup baik dan memuaskan.

“Ya, Satgas Subsektor 4 Mande ini, telah menanam 1000 pohon cabe dan hasilnya sangat memuaskan. Satu minggu sekali satgas memanen cabe dan hasilnya sebagian di bagikan kepada masyarakat sekitar,” kata Kolonel Arh. Syarif Hidayatullah, di lokasi penanaman pohon Cabe.

Dansektor 12 melanjutkan, perawatan dan pemupukan pohon babe tersebut menggunakan BIOS 44 dan tidak hanya pohon Cabe saja. “Mereka memanfaatkan lahan kosong tersebut dengan menanam Jagung, singkong dan lainnya. Hal itu baik sekali untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Setelah melakukan monitoring ke Wilayah Subsektor 4 Mande, Dansektor 12 Citarum Harum, Kolonel Arh. Syarif Hidayatullah, melanjutkan monitoringnya ke kegiatan Satgas Subsektor 3 Cikalongkulon. Disana dilakukan pula peninjauan kegiatan penanaman pohon terong ungu yang akhir-akhir ini mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

“Ini sama halnya dengan Subsektor 4 Mande, untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan, para satgas selain menjaga kebersihan daerah aliran sungai Citarum. Mereka juga gencar menanam tanaman yang dapat dinikmati masyarakat, seperti di subsektor 3 ini. Kemarin mereka telah memanen terong ungu dengan hasil yang baik. Dan dari waktu ke waktu panen meningkat secara signifikan, di harapkan panen Minggu depan juga hasilnya memuaskan,” terang dan harapnya.

” Semua sektor menggunakan BIOS 44 dan tidak hanya satu jenis tanaman saja, mereka juga melakukan tumpangsari pada lahan yang sedang digarapnya,”tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.