Joe Biden: Allah adalah Pemberi Cahaya di Langit dan Bumi

Photo.Net - Joe Biden dan Ibu Negara

Bewara Pakuan – Beberapa waktu yang lalu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Ibu Negara Jill Biden menyampaikan ucapan selamat menjalankan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan 2021 kepada seluruh komunitas Muslim di Amerika Serikat dan di seluruh dunia

Biden merujuk kondisi pandemi yang membuat begitu banyak keluarga muslim menjalankan ibadah puasa tanpa kehadiran orang-orang yang mereka cintai.

“Namun, komunitas Muslim kita memulai bulan turunnya wahyu dengan harapan baru. Banyak yang meningkatkan kesadaran mereka dengan kehadiran Tuhan dalam kehidupan mereka, memastikan kembali komitmen untuk melayani orang lain yang didorong oleh keimanan mereka, dan menunjukkan rasa syukur atas berkat yang mereka nikmati – kesehatan, kesejahteraan dan kehidupan itu sendiri,” demikian petikan pernyataan Biden, dikutip dari VOA.

Menurut Biden warga Muslim-Amerika telah memperkaya Amerika sejak pertama kali negara tersebut didirikan. 

Dirinya juga menyebut upaya warga Muslim untuk ikut memberantas Covid-19 di Amerika, di mana mereka memainkan peran penting dalam pengembangan vaksin dan sebagai petugas pelayanan kesehatan di garis depan, maupun sebagai pelayan publik di berbagai bidang lain. 

Menurutnya umat Islam Amerika memainkan peran utama dalam perjuangan berkelanjutan demi kesetaraan ras dan keadilan sosial.

“Tetapi tetap saja warga Muslim-Amerika terus menjadi sasaran perundungan (target bullying), kefanatikan dan kejahatan bermotif kebencian. Prasangka dan serangan-serangan ini salah. Hal ini tidak dapat diterima. Ini harus dihentikan. Tidak boleh ada satu orang pun di Amerika yang hidup dalam ketakutan untuk mengungkapkan keyakinannya. Pemerintah bekerja tanpa kenal lelah untuk melindungi hak dan keamanan seluruh warga,” tegas Biden.

Biden menggarisbawahi bagaimana pada hari pertama menjabat ia mengakhiri travel ban atau larangan perjalanan bagi warga Muslim yang menurutnya memalukan bagi Amerika Serikat.

Selain itu, dirinya berjanji akan terus membela hak asasi di mana pun, termasuk hak warga Uighur di China, warga Rohingya di Burma dan komunitas Muslim di seluruh dunia.

“Ketika kita mengenang orang-orang yang telah meninggalkan kita sejak Ramadhan lalu, kita berharap akan datang hari-hari yang lebih cerah di masa depan,” ujar Biden.

Presiden Joe Biden juga mengutip satu ayat dalam Surat An Nur ayat 35 bahwa “Allah adalah pemberi cahaya di langit dan bumi”, yang membimbing kita keluar dari kegelapan.

Perayaan-perayaan di Gedung Putih pada waktu itu masih dilangsungkan secara virtual, akan tetapi dia berharap kedepannya bisa dilaksanakan secara langsung.

“Insya Allah saya dan Jill berharap dapat melangsungkan perayaan Idul Fitri secara langsung di Gedung Putih tahun depan,” harapnya.

Pada masa awal kampanyenya sebagai calon Presiden, Biden telah berjanji untuk memperhatikan hak-hak umat Islam di Amerika Serikat.

Dan saat ini ketika dirinya sudah terpilih sebagai Presiden, Biden terlihat ingin menunjukan kepada umat Islam di Amerika Serikat dan dunia, bahwa dia adalah tipe orang yang bisa menepati janji yang pernah diucapkannya dulu pada masa awal kampanye pencalonan Presiden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *