129 views

Terpaksa Dipegangi Polisi Saat Di Vaksin

Sukanagara, Bewara Pakuan – Seorang petugas PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat wilayah UPTD 1 Cianjur, terpaksa dipegangi petugas kepolisian Polsek Sukanagara.

Alasan kenapa sampai harus dipegangi anggota Kepolisian, lantaran yang bersangkutan meronta-ronta takut divaksin astrazeneca.

Diketahui, pelaksanaan vaksinasi tersebut berlangsung di di mess PU Caringin, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Cianjur selatan Jawa barat, Jumat (27/08/2021) kemarin.

Adapun kegiatan pelaksanaan vaksinasi itu, di selenggarakan Dinas bina marga provinsi Jawa barat UPTD 1 Cianjur.

Hal tersebut terungkap kenapa sampai meronta-ronta, karena yang bersangkutan masih trauma dengan jarum suntik. Dia mengaku pernah di suntik tapi sakit karena suntikan itu lama hilangnya.

“Saya masih trauma, beberapa tahun yang lalu pernah disuntik dan mengalami sakit yang lama. Sehingga dari sejak itulah kalau sakitpun tidak pernah disuntik lagi,” aku Badru Salam petugas PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat wilayah UPTD 1 Cianjur, Sabtu (28/08/2021).

Dia melanjutkan, karena vaksinasi sangat penting, maka dia memberanikan diri untuk mengikuti vaksinasi tersebut. “Awalnya memang sempat ragu dan ketakutan. Namun karena dipegangi oleh anggota polisi akhirnya divaksin juga dan alhamdulillah tidak ada gejala apa apa,” tambahnya.

Kepala UPTD 1 Cianjur PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat Berharap Pandemi Cepat Berlalu

Kepala UPTD 1 Cianjur PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat Cyrillus Yudha Tamtama, mengatakan, bahwa vaksinasi yang dilaksanakan itu sebanyak 180 vaksin. Sementara jumlah seluruh karyawan yang ada di UPTD 1 Cianjur mencapai 400 personil, yang merupakan petugas lapangan pemeliharaan jalan dan jembatan provinsi.

“Pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini merupakan kegiatan yang ketiga kali. Seandainya kegiatan saat ini bisa berjalan lancar, berarti target tercapai secara seratus persen,” katanya.

Cyrillus berharap, dalam pelaksanaan vaksinasiĀ  ini bisa diberikan kepada keluarga petugas saja, tetapi semua anggota keluarga juga ikut di vakssin.

“Ya, semua orang pastinya menginginkan pandemi ini bisa segera berakhir, supaya semua aspek kehidupan kembali berjalan normal,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.